Tel-U Wujudkan Program Kampus Berdampak melalui Empat Inovasi Pengolah Sampah dan Limbah Peternakan


Inisiatif Telkom University (Tel-U) dalam program "Living Lab Garut" yang diresmikan pada 29 Juli 2025. Program ini bertujuan memberikan solusi nyata untuk masyarakat, khususnya di Desa Tanggulun, Kecamatan Kadungora, Garut, Jawa Barat, terkait pengelolaan sampah dan limbah peternakan.

Berikut adalah poin-poin utama dari video tersebut:

  • Kolaborasi Program: Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Dikti Saintech Berdampak dan program "Gradasi" (Gerakan Akademisi Bersinergi dan Berinovasi) yang melibatkan LLDIKTI Wilayah 4, Telkom University, Universitas Garut, Universitas Pakuan, dan ITENAS [00:40].

  • Empat Inovasi Tel-U: Tel-U menghadirkan empat produk inovatif hasil inkubasi di Bandung Techno Park, yaitu:

    1. Mesin pencacah plastik portable

    2. Mesin pencacah daun portable

    3. Mesin pembuat pelet eceng gondok

    4. Alat pengukur unsur hara tanah [01:35].

  • Tujuan dan Harapan: Kepala LLDIKTI Wilayah 4, Dr. Lukman, berharap inisiatif ini dapat menyelesaikan masalah sampah di Jawa Barat, memberikan edukasi mengenai pembuatan biogas dan mikrohidro, serta membentuk konsep integrated farming (pertanian terpadu) yang bernilai ekonomis [01:04].

  • Fokus Implementasi: Direktur Sekretariat dan Perencanaan Strategis Tel-U, Dr. Anisah Firli, menegaskan bahwa inovasi-inovasi ini telah siap digunakan (hilirisasi teknologi) sehingga dapat langsung diimplementasikan dan memberikan manfaat serta dampak nyata bagi masyarakat [02:10].

Posting Komentar

Copyright ©